Home / PALI

Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:57 WIB

Terduga Tersangka Kasus Normalisasi Sungai Abab Kembalikan Uang Kerugian Negara

 

Barrasumsel.Com

Salah satu dari tiga tersangka kasus normalisasi Sungai Abab inisial R, rabu (18/8/21) menitipkan uang pengganti ke Kejaksaan Negeri(Kejari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sebesar Rp 500 juta.

Dimana pada kasus tersebut telah ditetapkan tiga tersangka yakni J, S dan R yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 3,5 milyar.

Dikatakan Agung Arifianto, Kepala Kejari PALI bahwa titipan uang pengganti itu berasal dari R, salah satu tersangka kasus normalisasi Sungai Abab dari pihak ketiga.

“Terimakasih kami sampaikan kepada saudara R yang sudah beritikad baik menitipkan uang pengganti. Sebelumnya telah ditransfer ke kas daerah sebesar Rp 500 juta. Jadi total titipan uang pengganti dari saudara R berjumlah Rp 1 milyar,” ujar Kajari.

Baca juga  Polres PALI Gelar Gerai Vaksin Massal di Desa Air Itam

Ditambahkan Kasi Pidsus Kejari PALI Purnomo, bahwa titipan uang pengganti itu langsung dititipkan kembali ke Bank Mandiri yang kemudian akan kita setorkan ke kas daerah melalui Bank SumselBabel.

“Untuk tenggat waktu pengembalian uang pengganti sampai persidangan selesai. Jadi sebelum ada putusan pengadilan itu masih diperkenankan mengembalikan kerugian negara karena itu berdampak pada masa hukuman itu sendiri, apabila tersangka mengembalikan kerugian negara jadi pertimbangan pada persidangan,” terang Purnomo.

Diakui Purnomo bahwa Kejari PALI menelusuri aset-aset tersangka. “Saat ini kita menelusuri aset tersangka guna menutupi kerugian negara yang ditimbulkan akibat kegiatan itu,” tandasnya.

Baca juga  Harus Ada Penyesuaian Pasca BBM Naik, Pegiat Media Harap Harga Belanja Publikasi Juga Meningkat

Sementara itu, Tabrani kuasa hukum tersangka R bahwa kliennya kooperatif mengikuti aturan hukum dan memiliki rasa tanggung jawab dengan beritikad baik mengembalikan atau menitipkan uang pengganti.

“Itikad baik klien kami sebenarnya jauh-jauh hari telah dilakukan dengan menyetor atau menitipkan uang pengganti. Upaya kita saat ini tetap kooperatif. Untuk tenggat waktu pengembalian kerugian negara, pihak penyidik memberikan ruang dan kami tetap melakukan upaya persuasif karena klien kami belum terbukti menjadi pelaku yang mengakibatkan kerugian negara. Nanti di pengadilan akan dibuktikan,” katanya. (Pd)

Share :

Baca Juga

Nasional

Bersinergi,!! KPU PALI Apresiasi Terbentuknya FORMAL PALI 

Barra Smart

Tingkatkan Mutu Tahu, Disperindag PALI Gelar Pelatihan Pengolahan Tahu

Ekonomi

Kembali Adakan Pengundian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo Bertabur Hadiah

DAERAH

Bupati PALI Peduli.!! Heri Amalindo di Daulat Jadi Pembicara Seminar Kelestarian Mangrove Oleh GPFP Universitas Muhammadiyah Palembang

PALI

Dinkes PALI Gelar Pelatihan Pembinaan dan Pengawasan SDM Nakes 

PALI

Bikin Resah,!!! Tiga Begal Gasak Motor IRT

PALI

Gerak Cepat MEDCO E&P Telah Tangani Pipa Bocor di Tempirai

Barra Smart

Apriengga SP,PPL Asal PALI Jadi Inovator Terbaik Pertama di Sumsel