Home / PALI

Senin, 17 Oktober 2022 - 18:42 WIB

Stop Angbara.!! Dinilai Tidak Ada Manfaatnya Bagi Masyarakat Sekitar Puluhan AMMPP Gelar Aksi Unjuk Rasa

foto/teks: aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati PALI.senin.(17/10)

BARRASUMSEL.COM,PALI –Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PALI (AMMPP), menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati PALI, KM 10 Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi.Senin (17/10/22)

Aksi unjuk rasa ini mempermasalahkan adanya aktivitas angkutan batubara yang melintas di jalan umum kabupaten PALI

Massa meminta aktivitas angkutan batubara dihentikan karena dinilai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat sekitar.

“Kami minta hentikan aktivitas angkutan batubara dihentikan dan kepada Pemkab PALI untuk mencabut izin angkutan batubara. Banyak jalan rusak akibat aktivitas itu,” kata Yogi S Memet, koordinator aksi.

Baca juga  Gerak Cepat MEDCO E&P Telah Tangani Pipa Bocor di Tempirai

Setelah berorasi beberapa menit, perwakilan aksi unjuk rasa diterima Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono untuk duduk bersama dengan pihak perusahaan dalam hal ini PT Bumi Sekundang Enim Energi (BSEE) selaku perusahaan tambang batubara dan PT Mitra Atrha Sinergy (MAS) selaku transportir.

Setelah alot melakukan perundingan, akhirnya pertemuan itu berakhir damai dan menghasilkan 6 poin kesepakatan bersama.

Adapun poin kesepakatan antara pengunjuk rasa dan pihak PT BSEE/PT MAS adalah:

1.PT BSEE melaksanakan CSR sesuai perundang-undangan yang berlaku

2.PT BSEE dan PT Mitra Artha Sinergi (MAS) memperhatikan dampak lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Baca juga  Dukung H. Ubaidillah sebagai Calon Bupati PALI, Enam Partai Politik Lakukan Deklarasi Koalisi Terdepan 2024

3.PT MAS berkewajiban segara memperbaiki jalan yang rusak akibat kegiatan operasional angkutan batubara dengan berkoordinasi dengan Dinas PUTR

4.Untuk kendaraan operasional batubara yang bernomor polisi diluar Sumsel agar dihentikan sementara untuk operasi

5.Pihak PT MAS mengatur jumlah armada pengangkutan tidak secara serentak yang dapat menimbulkan atau mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar

6.Agar tonase muatan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku yaitu maksimal 8,5 ton.

Setelah 6 poin kesepakatan disetujui dan dituangkan dalam berita acara, massa meminta pun membubarkan diri dengan tertib(BR)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Memperingati Hari Pers Nasional Tahun 2024 PWI kabupaten Muara Enim Gelar potong tumpeng dan kegiatan olahraga

DAERAH

Hoirillah Caleg PDI-P Dapil 1A Nomor Urut 1 Siap Perjuangkan Dunia Pendidikan dan Kesehatan 

PALI

Masyarakat Lunas Jaya Bersama KNPI,OPLI, GENCAR,Demo Aksi Damai Tuntut PT.SLR

Ekonomi

Tuntut Hak Lembur, Puluhan Karyawan PT MMU Aksi Mogok Kerja

Ekonomi

Ikan Danau Tanjung Kurung Mengalami Penurunan Pasca di Revitalisasi

PALI

Plt KaDisdik PALI Matsudi Himbau Sekolah di PALI Wajib Laksanakan Upacara Bendera 

Barra Smart

Tingkatkan kualitas Pelayanan Publik,Pemkab PALI Gelar Bimbingan Teknis SP4N

DAERAH

Proyek Pembangunan Drainase Gang Sukolaras Handayani dikeluhkan Warga // Diduga di kerjakan Asal-asalan Tidak Sesuai RAB dan Rusak Pasilitas Jalan