Home / Nasional / PALI

Rabu, 3 Agustus 2022 - 10:53 WIB

Menteri Kesehatan RI Berikan Penghargaan 10 Tahun Bebas Frambusia Kepada Kabupaten PALI

Foto/ist: Sekda PALI  saat menerima penghargaan 10 tahun bebas frambusia dari perwakilan Kemenkes RI 

PALI,BARRASUMSEL.COM_Penghargaan kembali diraih oleh Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari sektor kesehatan. Kali ini, Daerah Otonomi Baru (DOB) yang baru berusia 9 tahun itu, meraih penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) karena berhasil dalam jangka waktu 10 tahun bebas dari Frambusia. Kamis (09/06)

Dijumpai media ini, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, dr. Zamir Alvi yang turut mendampingi Sekda PALI, dalam menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan menuturkan bahwa penghargaan yang diterima dari Menkes RI merupakan penghargaan dari kategori 10 tahun bebas frambusia.

Dijelaskannya, Frambusia merupakan Infeksi bakteri kronis yang memengaruhi kulit, tulang, dan tulang rawan. Frambusia paling sering memengaruhi anak-anak di daerah tropis Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Frambusia menyebar melalui kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi.

Baca juga  Kejari PALI , Terus Mencari Mantan Sekwan PALI Tahun 2017

“Alhamdulillah, selama 10 tahun kabupaten PALI tidak ditemukan lagi kasus tersebut. Oleh karena itu, PALI mendapat penghargaan dari Menkes RI,” terangnya.

Penyakit kulit frambusia, masih sering ditemukan di Indonesia, khususnya Indonesia bagian Timur. Frambusia atau biasa juga disebut Patek atau Buba adalah penyakit kulit yang mudah menular. Hal tersebut disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum, bakteri tersebut akan menyerang kulit di bagian tungkai bawah kaki dan dapat juga menyerang pada tulang dan periosteum.

“Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat,” pesannya.

Sebelumnya, Direktur RSUD Talang Ubi, dr. Hj. Tri Fitrianti membenarkan jika kabupaten PALI, berhasil meraih penghargaan dari Kemenkes RI pada peringatan Hari Malaria se-dunia, yang dihelat Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga  Memperingati Satu Abad PSHT Cabang PALI menggelar HBH 

“Penghargaan tersebut berupa sertifikat, dimana artinya Kemenkes RI tidak menemukan adanya frambusia di Bumi Serepat Serasan selama 10 tahun. 10 tahun ini, kabupaten PALI bebas dari frambusia,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten PALI, Kartika Yanti, SH MH yang mewakili Bupati PALI, dalam penerimaan penghargaan dari Kemenkes mengucapkan rasa bangganya karena kabupaten PALI, bisa menjadi salahsatu kabupaten yang meraih penghargaan Kemenkes RI kategori bebas frambusia.

“Alhamdulillah, tentu ini menjadi kebanggaan bagi kabupaten PALI. Karena, dari seluruh kabupaten kota se Indonesia, hanya 47 kabupaten yang menerima penghargaan tersebut. Untuk di Sumsel sendiri, hanya ada tiga kabupaten,” kata Sekda.

“Terimakasih kepada semua tenaga kesehatan di kabupaten PALI, yang turut membantu kabupaten PALI, bisa terbebas dari frambusia,” pungkasnya. (BR)

Share :

Baca Juga

PALI

Kejari PALI , Terus Mencari Mantan Sekwan PALI Tahun 2017

Insfiratif

Ajang Nasional ENSIA Award 2022 Pertamina Pendopo Field Berhasil Raih Platinum

DAERAH

Bupati PALI Heri Amalindo Ajak Masyarakat  Lestarikan Cagar Budaya 

DAERAH

Maju Caleg DPRD PALI 2024 Dari Partai PAN, Ini Program Prioritas Tedi Purba S.Pd.I

PALI

Bomba Grup Gelar Kegiatan Donor Darah di Desa Prambatan Kecamatan Abab

PALI

Gelar Press Conference, Ketua IWO PALI Beberkan Faktor Terjadi Perselisihan Dengan Pihak BSB

Nasional

kepergok Hendak Mencuri ,Seorang Perempuan Tewas Terjerat Tali Helm di Pagar Rumah

Barra Smart

Raih Suara Terbanyak Yusri Qolbi Terpilih Jadi Kades Kota Baru