Home / PALI

Minggu, 16 Januari 2022 - 21:06 WIB

KNPI PALI Akan Turunkan Tim Ahli Atas Dugaan Pencemaran Lingkungan Oleh PT.SLR

foto: ketua KNPI pali Fardinan Marcos

Barasumsel.Com_PALI – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten PALI sampaikan pernyataan sikap atas konflik antara masyarakat Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan PT. Servo Lintas Raya (SLR) yang berlarut-larut dan tak kunjung menemui kesepakatan.

Menurut Ketua DPD KNPI PALI, Fardinan Marcos SKom, KNPI PALI menyesalkan terjadinya konflik antara warga dan perusahaan yang berkepanjangan tersebut, yang seharusnya tak perlu terjadi.

“Ini adalah indikasi kesewenangan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PALI. Tidak taatnya terhadap aturan serta mengabaikan lingkungan dan kesehatan, menjadi atensi khusus para pemuda yang tergabung dalam DPD KNPI Bumi Serepat Serasan,” ujarnya, Minggu (16/1/2022).

Menyikapi hal tersebut, ia pun berjanji untuk menurunkan tim ahli terutama di bidang lingkungan untuk mengkaji dan mencari data atas pelanggaran dan tidak perhatiannya perusahaan terhadap masyarakat maupun lingkungan yang ada di Kabupaten PALI.

Baca juga  Mantaap.!! IBI Kabupaten PALI Resmi Punya Gedung Baru

“Secepatnya kita akan datangkan tim ahli dan bekerjasama untuk mengumpulkan data. Terutama yang expert soal lingkungan, kesehatan dan dampak jangka panjangnya. Apalagi saat ini ada indikasi pencemaran dan gangguan lingkungan dan masyarakat di Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang dari perusahaan tersebut,” ungkap ketua KNPI yang baru dilantik ini.

Senada statement Ketua KNPI tersebut, Divisi Hukum dan HAM bersama Divisi Lingkungan yang ada di tubuh KNPI pun turut angkat bicara terkait konflik antara masyarakat Desa Lunas Jaya dengan PT. Servo Lintas Raya (SLR).

“Sebagai pemuda dan sebagai masyarakat, sudah seharusnya kita menaruh perhatian kepada daerah dan tentunya sebagai atensi Ketua KNPI kita siap menjalankannya. Kita sangat menyayangkan terjadinya konflik antara masyarakat dan perusahaan,” terang Ketua Divisi Hukum dan HAM KNPI PALI Joko Sadewo SH MH, di dampingi Ketua Divisi Lingkungan Eko Jurianto, Minggu (16/01/2022)

Selain itu, lanjut Pengacara muda ini, KNPI siap mendukung gerakan masyarakat Lunas Jaya yang memperjuangkan haknya untuk hidup tenang, nyaman dan aman sebagaimana dijamin oleh konstitusi. Terlebih, KNPI PALI juga memegang data hasil kajian dampak dari adanya aktivitas lalu lintas angkutan batu bara tersebut.

Baca juga  Lupa Alamat Rumah, Kakek Masili Nyasar Bawa Emas dan Uang Ratusan Juta Rupiah

“Indikasinya sangat jelas, pencemaran lingkungan oleh kegiatan industri PT. SLR, berupa polusi udara karena debu batubara, dan polusi suara akibat bisingnya aktivitas industri yang berdekatan dengan pemukiman warga setempat. KNPI PALI siap mendukung masyarakat untuk mendesak PT. SLR agar segera memberikan solusi dan mengakomodir aspirasi masyarakat Lunas Jaya,” terang pemuda yang kerap disapa Josa ini.

KNPI PALI juga menghimbau agar tidak ada pihak manapun yang melakukan intimidasi atau menempuh upaya-upaya yang bertentangan dengan hukum, terhadap warga Lunas Jaya.

“DPD KNPI PALI melalui Divisi Hukum dan HAM serta Divisi Lingkungan Hidup dan juga kawan-kawan lainnya siap mengadvokasi dan memperjuangkan hak masyarakat Lunas Jaya,” pungkasnya.(Ass )

Share :

Baca Juga

PALI

Diduga Cemarkan Nama Baik dan Sebar Fitnah, Kades Tambak Terpilih Terancam Dipidana

Kriminal

Buronan Kasus Pembunuhan Simpang Tais di Hadiahi Timah Panas

Barra Sport

Ribuan Masyarakat PALI Ramaikan Jalan Sehat BUMN 

PALI

Tetap Semangat Ditengah Pandemi, Paskibraka PALI Sukses Kibarkan Sangsaka Merah Putih

Nasional

Optimis Raih Kursi DPRD PALI.!! DPC PPP PALI Siap Menyuarakan Kepentingan Rakyat Dan Memperjuangkan Umat

DAERAH

Namanya Masuk DCS KPU, Petani Desa Benakat Minyak Optimis Maju Pada Pileg DPRD Kabupaten PALI 2024

DAERAH

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Ikuti Tradisi Bekarang Ikan Meriahkan HUT-RI ke-78 yang di Gagas Bupati PALI

Barra Smart

Yusri Qolbi S.Kom Kades Kota Baru Resmi di Lantik