Home / Kriminal / PALI

Sabtu, 4 September 2021 - 15:17 WIB

Kejam.!! Siksa Balita Hingga Tewas Antoni Terancam Dihukum Seumur Hidup

Tersangka Antoni saat press release di Polsek Talang Ubi

Barrasumsel.Com_PALI
Berakhir sudah pelarian Antoni (27) warga Tebing Atmojo Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI Kasus penganiayaan Balita malang Niko(1,8) yang merupakan anak tirinya.

Tersangka Antoni berhasil ditangkap Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi di tempat persembunyianya diwilayah Tanggerang Banten setelah sempat melarikan diri usai menganiaya Niko sehingga menyebabkan balita malang tersebut meregang nyawa disebuah rumah kosong bersama kakaknya Ni (5tahun).

Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Arzuan mengatakan pelaku sempat buron kepulau Jawa setelah melakukan pembunuhan .

“Setelah penyidik menerima laporan polisi, olah TKP dan memeriksa saksi-saksi, maka penyidik mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di tempat persembunyian di daerah Kota Tangerang, sehingga tim elang melakukan penangkapan terhadap tersangka,”Jelas Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution.Sabtu(04/09/21)

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Talang Ubi guna penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku kita kenakan Pasal 80 ayat 3 UU No. 17 Th 2016 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup,” tandas Kompol Alpian

Diketahui sebelumnya kasus kematian balita ini sempat menggemparkan warga semangus kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI karena salah satu warga menemukan jasad anak kecil berusia lebih kurang satu tahun beserta satu anak usia sekitar lima tahun yang tiada lain kakak dari jasad tak bernyawa itu di sebuah rumah kosong di wilayah desa itu, Tim Elang terus melakukan penyelidikan penyebab kematian anak tersebut dan memburu pelakunya.

Baca juga  Dinas PUPR PALI Kembali Realisasikan Luasan Jaringan Listrik di 6 Wilayah

Diketahui sebelumnya bahwa kejadian itu terjadi pada hari Kamis tanggl 26 Agustus 2021 sekira pukul 11.30 Wib.

Awalnya terjadi keributan antara tersangka dengan istrinya (Rapika) karena tersangka menuduh istrinya telah berselingkuh.

Kemudian tersangka mengajak istri dan kedua anak tirinya nama Ni dan Niko (korban) untuk jalan ke Pendopo dengan mengendarai sepeda motor.

Tetapi istri tersangka tidak mau naik sedangkan kedua anaknya telah naik keatas sepeda motor, lalu tersangka memaksa istrinya untuk naik keatas sepeda motor, sehingga istrinya pun naik keatas sepeda motor.

Lalu tersangka menjalankan sepeda motornya dengan posisi Niko (korban) duduk didepan, Ni duduk dibelakang dan ibunya duduk di belakang Ni.

Saat sepeda motor dijalankan, tiba-tiba istri tersangka melompat dari sepeda motor dan berteriak meminta tolong, kemudian tersangka menancap gas sepeda motornya ke arah pendopo.

Dalam perjalanan korban Niko terus menangis, kemudian saat melintas di Jalan Unit VI PT. MHP, tersangka menghentikan sepeda motornya dan mendorong korban Niko dari atas sepeda motor dan menyuruhnya berhenti menangis tetapi korban tidak mau berhenti menangis.

Baca juga  BADAR PALI Beri Bantuan dan Dukung Atlet Woodball yang Akan Berlaga Dikejurprov Lahat 

Lalu tersangka memarkirkan motor dan menginjak perut korban dengan kaki kanan, yang mengakibatkan korban tersendat napasnya. Lalu tersangka mengangkat korban keatas motor dan menjalankan lagi motor.

Saat di jalan tersangka melihat ada sungai, sehingga tersangka menghentikan motor dan membawa korban ke sungai, lalu tersangka mengangkat kedua kaki korban dengan kedua tangannya dan menyelupkan kepala korban kedalam sungai, hingga nafas korban tambah tersendat.

Kemudian tersangka menaikkan kembali korban keatas sepeda motor dan melanjutkan lagi perjalanan dengan posisi korban Niko didepan dan saksi Ni dibelakang, saat dijalan korban Niko tambah tersendat nafasnya sehingga tersangka menghentikan sepeda motor dan meniup mulut korban supaya bernafas akan tetapi nafas korban semakin habis, sehingga tersangka menaikkan lagi korban keatas motor dengan posisi duduk dipegang oleh Ni.

Tersangka menyadari korban tidak bernafas lagi, sehingga tersangka meninggalkan korban Niko yang telah meninggal dan Ni dirumah kosong di Simpang Desa Benakat Minyak Kec. Talang Ubi Kab. PALI.(Pd)

Share :

Baca Juga

PALI

Bapenda PALI Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah

DAERAH

Pemkab PALI Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Menjelang Ramadhan,Sidak Antisipasi Kenaikan Harga dan Cegah Penimbunan.

DAERAH

Khabar Gembira.!!!RSUD Talang Ubi Launching MCU Eksekutif

DAERAH

Bupati PALI Heri Amalindo Ajak Masyarakat  Lestarikan Cagar Budaya 

Nasional

Tidak Targetkan Banyak Kursi.!! Yang Penting Sama Sama Berjuang dan Ada Perwakilan di Kursi DPRD PALI 

PALI

Kejari PALI , Terus Mencari Mantan Sekwan PALI Tahun 2017

Barra Smart

Desa Talang Bulang ,Salah Satu Desa Dapatkan Satu Unit Motor Dari BanGub

Insfiratif

Enam Personil Polres PALI Dapat Piagam Penghargaan