Home / Ekonomi / PALI

Minggu, 3 April 2022 - 18:09 WIB

Disaat Pertamax Melonjak Disitulah Dompet Bergejolak //* Masyarakat sedang tidak baik-baik saja

foto: pengisian di SPBU beracung

Barrasumsel.Com_PALI– Pasca ditetapkan nya harga BBM jenis Pertamax naik dari awalnya Rp 9.250 menjadi Rp 12.750 oleh pemerintah membuat Masyarakat kabupaten PALI harus merogoh kocek lebih dalam.

Seperti dikatakan Riansyah, warga kelurahan Talang Ubi Timur, kecamatan Talang Ubi. Saat dirinya hendak mengisi BBM pada kendaraan roda 4, Ia terkejut ketika pegawai pom bensin menyebut harga Pertamax Rp 12.750.

Pada awalnya, Ia berniat untuk mengisi kendaraannya dengan BBM jenis Pertalite, tapi karena Pertalite kosong, Ia terpaksa mengisinya dengan Pertamax.

“Terpaksa saya isi, meski hanya Rp 50 ribu dengan Pertamax. Minimal untuk hari ini saja. Semoga besok bisa menemukan Pertalite,” ungkapnya.

Baca juga  Pertamina Pendopo Berikan Bantuan Pipa di Desa Semangus

Ia sangat terkejut, melihat harga Pertamax yang naik. Ia menilai pemerintah sedang tidak baik-baik saja. “Naiknya Pertamax memang kebijakan penuh dari Pertamina dan Pemerintah. Namun, tolong pikirkan nasib rakyat yang saat ini masih berjuang untuk pemulihan ekonomi pasca wabah pandemi. Jangan langsung dibuat susah dengan menaikkan harga Pertamax dan membuat langka BBM bersubsidi dan Pertalite,” pintanya.

Hal itu terjadi di SPBU 24312173, yang terletak di Jalan Merdeka, Beracung, kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Minggu (3/4/2022).

Baca juga  Akan Jadi Pusat Perekonomian Desa, PUTR PALI Bangun Pasar Rakyat Desa Sungai Baung 

Tidak hanya itu, masyarakat pun dibuat tidak punya pilihan pengisian BBM, lantaran BBM jenis Pertalite yang harganya jauh lebih murah dari Pertamax kosong.

Sementara itu, salahsatu petugas SPBU menerangkan bahwa pengiriman Pertalite sudah seperti biasa, yakni bekisar antara 8 ribu liter sampai 16 ribu liter.

“Namun, karena harga Pertamax yang naik, masyarakat langsung menyerbu Pertalite, akibatnya sejak siang Pertalite menjadi kosong. Alhasil sore ini hanya menyisakan Pertamax saja,” katanya.

Untuk kuota Pertalite dan Pertamax, ditambahkannya memang berdasarkan permintaan mereka. “Sementara untuk Premium, sudah beberapa bulan terakhir tidak dikirim lagi,” pungkasnya. (BR)

 

Share :

Baca Juga

PALI

Via Online,Kejari PALI Siap Lelang 38 Unit Kendaraan Roda Dua dan 4 Unit Kendaraan Roda Empat

PALI

Aklamasi..Muhammad Azwarsyah Resmi Ketuai DPC PPP PALI Periode 2022-2026

DAERAH

Jalan Lingkar Desa Suka Damai di Bangun, Warga Ucapkan Terimakasih ke pemkab PALI

Nasional

Dinkes PALI Terima Tim FKM Unsri Tata Kelola Program Kesehatan

Ekonomi

Kapolres PALI Ajak Masyarakat PALI Bersinergi Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

Kriminal

Sempat Buron, Rampok rumah warga ini Keok Di Terjang Timah Panas Tim Elang

Ekonomi

Ikan Danau Tanjung Kurung Mengalami Penurunan Pasca di Revitalisasi

PALI

Geledah Kantor Dinas Perkim,Kejari PALI Amankan Barang Bukti