Home / Barra Smart / PALI

Senin, 12 September 2022 - 19:36 WIB

Dinas Lingkungan Hidup PALI Gelar Pembinaan Sekolah Adiwiyata

foto/teks: Pembinaan Sekolah Adiwiyata,di ruang rapat kantor Bupati PALI

BARRASUMSEL.COM,PALI– Sebagai tempat pembelajaran agar tercipta kondisi yang baik bagi sekolah, kemudian penyadaran warga sekolah dan penyelamatan hidup serta pembangunan berkelanjutan.

Hal ini di ungkapkan oleh Plt. Kepala DLH Kabupaten PALI, Bakrin melalui Kabid Lingkungan Hidup, Lihan, ST MSi pada saat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI menggelar Pembinaan Sekolah Adiwiyata,di ruang rapat kantor Bupati PALI, Jalan Merdeka km. 10 kelurahan Handayani Mulya, kecamatan Talang Ubi. Senin (12/9/2022).

“Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat pembelajaran, kemudian penyadaran warga sekolah dan penyelamatan hidup serta pembangunan berkelanjutan. Nantinya secara kontinyu akan digelar pelatihan,” ucap Lihan seraya mengatakan bahwa pemateri didatangkan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel.

Baca juga  Harus Ada Penyesuaian Pasca BBM Naik, Pegiat Media Harap Harga Belanja Publikasi Juga Meningkat

Ditambahkan Lihan,bahwa peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari SD dan SMP se-kabupaten PALI, yang digelar secara offline dan online.

Sementara itu, Bupati PALI, melalui Asisten 1 H. Andre Fajar Wijaya berharap dari kegiatan pembinaan sekolah adiwiyata yang digelar oleh DLH Kabupaten PALI, semoga akan ada sekolah dari kabupaten PALI, yang meraih predikat nasional dan mandiri.

“Harapan kita, akan ada sekolah dari PALI yang berpredikat nasional dan mandiri. Untuk itu, para peserta diminta untuk memahami dan menyimak apa yang disampaikan oleh pemateri,” katanya.

Ia menilai, program sekolah adiwiyata bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah dalam hal berbenah serta mengembangkan sikap mencintai lingkungan. “Kemudian, pembinaan sekolah dalam rangka penghargaan lingkungan hidup,” ujarnya.

Baca juga  PDAM Tirta PALI Anugerah Terancam Gulung Tikar

Di tempat yang sama, Dela Agusnaini Kasi perundang-undangan Peran Serta Masyarakat DLH Provinsi Sumsel, mengatakan bahwa sekolah adiwiyata bukan lomba melainkan program.

“Adiwiyata bukan lomba, tapi program terkait ramah lingkungan. Kalau lomba, semua diadakan secara instan saat tim penilai datang. Tetapi jika program, maka sekolah harus terjadi pembiasaan untuk mencintai dan menjaga lingkungan,” ucap Dela.

Kepada sekolah yang hendak mengikuti program sekolah adiwiyata, langkah yang harus dilakukan yaitu membentuk tim adiwiyata sekolah terlebih dahulu 12 bulan sebelum dilakukan evaluasi dan penilaian.

“Tim berjumlah 30% dari warga sekolah. Kemudian susun rencana Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) selama satu tahun dan empat tahun ke depan. Setelah disusun laksanakan Gerakan PBLHS,” pungkasnya. (BR)

 

Share :

Baca Juga

PALI

Aswin Markosuma Kades Terpilih Raja Resmi di Lantik

DAERAH

Pemkab PALI Kabupaten Pertama di Sumsel Gunakan Metode CACT Untuk Uji Kompetensi Pejabat Administrator

Barra Sport

Atlet PWI PALI ” PACAK” Siap Borong Emas Pada Porseniwada Prabumulih 

PALI

Niko Ditemukan sudah tak bernyawa Di Bangunan Kosong

PALI

Janggalnya Kasus Dugaan Korupsi di Dinkes PALI. Sudah Penyidikan – Kok, APH Masih Hitung Kerugian Negara?

Barra Sport

27 Tim Berlaga di Turnamen Sepakbola KNPI PALI CUP U-12 

Barra Smart

Bersinergi.!! Kapolres PALI Apresiasi Rekan Media Dalam Publikasi Giat Polres 

Ekonomi

SARANKAN PETANI PAKAI PUPUK ORGANIK DENGAN FORMULA YANG TEPAT